PALU, ARAHTIMUR.ID — Memperingati Milad ke-16, Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada sejumlah panti asuhan, mahasiswa, dan keluarga kurang mampu di Kota Palu, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Tanjung Api, Kota Palu, tersebut merupakan bagian dari program HIPKA Sulteng Peduli sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen HIPKA Sulteng untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam merespons berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Sulteng, H. Ambo Dalle, berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Sambutannya disampaikan oleh Ketua Harian BPW HIPKA Sulteng, Sudirman Zuhdi.
Dalam sambutan tersebut, Sudirman menegaskan bahwa kegiatan sosial bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan bagian dari upaya mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian antarsesama.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keindonesiaan yang menjadi landasan perjuangan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi.
“Sebagai kader umat, kader bangsa, dan kader Islam, nilai-nilai HMI selalu menjadi pijakan dalam setiap aksi yang dilakukan oleh HIPKA,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Memasuki usia ke-16 tahun, HIPKA diharapkan semakin memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan dan pengembangan ekonomi, HIPKA juga diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Harapan tersebut diwujudkan melalui program HIPKA Sulteng Peduli dengan menyalurkan kebutuhan pokok kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak di panti asuhan, mahasiswa perantau, dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Salah seorang mahasiswa penerima bantuan, Ewi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian HIPKA Sulteng. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat berarti, terutama bagi mahasiswa perantau yang tinggal di rumah kos dan masih bergantung pada dukungan keluarga.
Ia menilai bantuan kebutuhan pokok dapat membantu meringankan pengeluaran sehari-hari mahasiswa, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang menghadapi berbagai tantangan.
“Dengan adanya program HIPKA Peduli ini, kami sebagai mahasiswa merasa sangat terbantu. Bantuan ini sedikit meringankan beban kami, terutama mahasiswa yang merantau dan tinggal di kos,” ungkap Ewi.
Ia juga menyoroti tantangan ekonomi yang turut dirasakan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kemarau panjang yang berkaitan dengan fenomena El Niño berpotensi memengaruhi hasil panen dan pendapatan petani, sehingga berdampak pada kondisi ekonomi keluarga.
Apresiasi serupa disampaikan oleh pihak panti asuhan penerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih kepada HIPKA Sulteng atas perhatian dan bantuan kebutuhan pokok yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak panti asuhan.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada sejumlah panti asuhan di Kota Palu. Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Jalan Hang Tuah dan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di wilayah Nunu masing-masing menerima 20 paket sembako. Bantuan sebanyak 20 paket juga disalurkan kepada Panti Asuhan Saibul Khairat di Jalan Kedondong. Selain itu, Panti Asuhan Nur Firdaus turut menjadi penerima bantuan.
Melalui momentum Milad ke-16, HIPKA Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang tidak hanya berorientasi pada penguatan kapasitas pengusaha dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.
Program HIPKA Sulteng Peduli diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, HIPKA Sulteng berupaya memperkuat kontribusinya bagi umat, bangsa, dan masyarakat Sulawesi Tengah.





